Hembus nafas menampar sepi
Setelahnya kembali sunyi
Seperti tertakdir menjadi penguasa
Sejak jejaknya menghilang
Jiwa yang tertinggal,
kehilangan bayang
Terkurung dalam moksa
Mungkin yang dirasa lebih abadi
Menunggu penghujung waktu
Berharap sedikit kejutan
Setelah adanya pisah
Bandarlampung, Januari 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar